loading...

Minggu, 18 Februari 2018

Tips Membuat Rambut Tebal dengan Gaya Hidup Sehat

Tips Membuat Rambut Tebal dengan Gaya Hidup Sehat

Dibandingkan dengan wajah atau tubuh secara keseluruhan, biasanya kita kurang melakukan upaya kesehatan rambut yang sama. Kami hanya panik setelah rambut mulai "protes", misalnya kusam, rontok, dan mulai kurus.

Rambut yang sehat adalah rambut tebal, tidak mengalami kerontokan rambut dan terus tumbuh. Untuk mendapatkannya, dibutuhkan lebih dari sekedar memakai sampo yang tepat.

Rambut sehat juga berasal dari apa yang kita makan, kandungan minyak alami di kulit kepala dan produk yang Anda gunakan untuk rambut Anda setiap hari. Gaya hidup juga mempengaruhi kesehatan rambut, bahkan sampai ke folikel.

Ahli kulit dari New York, Janet Prytowsky, memberikan beberapa tip untuk memastikan rambut tumbuh lebih kuat dan kuat meski sudah usianya.

1. Lihatlah kulit kepala

Rambut berminyak dianggap musuh penampilan karena akan membuat kita terlihat tak terawat. Sebenarnya, sebum atau minyak alami yang diproduksi oleh kulit kepala adalah hal yang baik.

"Dalam kadar normal sebum itu baik untuk rambut kita Inilah yang membuat kulit kepala dan rambut kutikula terasa lembut dan terhidrasi," kata Janet Prytowsky.

Namun, produksi sebum yang berlebihan membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi kulit kepala, sisik tebal, dan infeksi ragi, yang semuanya bisa membuat rambut rontok dengan mudah.

Jika rambut Anda terlalu berminyak, keramas lebih sering. Tapi kalau jumlah minyaknya tidak terlalu banyak, maka bilas dengan air untuk menjaga minyak alami ini.

Jika kulit kepala tidak menunjukkan gejala yang mengganggu, seperti tidak mengelupas, tidak gatal atau sakit, maka kondisinya prima.

Jangan malas berkonsultasi dengan dokter kulit jika Anda merasa ketombe di kepala semakin memburuk atau kulit kepala terlalu kering. Bisa jadi Anda memiliki penyakit kulit tertentu.

2. Hindari penyebab radang kulit kepala

Olahraga teratur dan gaya hidup sehat sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan rambut.

"Namun, penggunaan atribut olahraga, seperti helm saat bersepeda, bisa menyebabkan gesekan pada kulit kepala yang berakibat alopecik gesekan atau kebotakan sementara," jelasnya.

Mengikat rambut terlalu kencang juga mengakibatkan kebotakan yang disebut traction alopecia yang terjadi karena ketegangan yang terlalu ketat.

"Berbeda dengan alopecia sementara gesekan, alopecia traksi ini bersifat permanen," katanya.

Keringat juga bisa menempel di kulit kepala Anda, jadi pastikan segera mencuci setelah berolahraga berat. Hal ini berguna untuk menghindari ketombe, kulit kepala kering dan kondisi lainnya.

Semua hal yang menyebabkan peradangan kulit kepala bisa mempengaruhi pertumbuhan rambut. Ini termasuk paparan sinar matahari dan reaksi alergi. Jadi pastikan memakai topi, oleskan SPF yang ramah rambut, dan hindari semua hal yang menyebabkan radang kulit kepala.

3. Fokus pada makanan, bukan suplemen

Yang kita butuhkan untuk rambut sehat adalah menerapkan diet seimbang dengan lebih banyak sayuran, protein, dan buah daripada lemak tidak sehat. Para ahli menyarankan agar kita melakukan "pelangi diet" yaitu mengonsumsi berbagai buah dan sayuran berwarna. Selain itu, konsumsi protein sudah cukup karena juga mempengaruhi pertumbuhan rambut.

4. Hindari produk yang membuat rambut kering

Anda tidak perlu mencuci rambut setiap hari karena sampo bisa membuat kulit kepala kering dan mengurangi produksi minyak alami. Kecuali rambut Anda selalu berkeringat.

Gunakan kondensor setelah keramas. Fungsi kondisioner adalah mengembalikan nutrisi dan kelembaban yang hilang dari sampo, dan umumnya menyehatkan rambut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar